{"id":1327,"date":"2025-07-17T08:08:08","date_gmt":"2025-07-17T08:08:08","guid":{"rendered":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/?p=1327"},"modified":"2025-07-17T08:08:09","modified_gmt":"2025-07-17T08:08:09","slug":"mengenal-golor-grading-untuk-desain","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/","title":{"rendered":"Mengenal Color Grading untuk Desain"},"content":{"rendered":"\n<p>Color grading adalah proses mengubah dan menyempurnakan warna dalam sebuah karya visual, baik itu foto, video, maupun elemen desain grafis. <\/p>\n\n\n\n<p>Dalam dunia desain, color grading bisa jadi kunci utama untuk menciptakan suasana, nuansa emosional, dan estetika yang diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<blockquote class=\"wp-block-quote is-layout-flow wp-block-quote-is-layout-flow\">\n<p>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/sertifikasi-desain-grafis-bnsp\/\">Sertifikasi Desain Grafis BNSP<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n\n\n\n<div id=\"ez-toc-container\" class=\"ez-toc-v2_0_76 counter-hierarchy ez-toc-counter ez-toc-grey ez-toc-container-direction\">\n<div class=\"ez-toc-title-container\">\n<p class=\"ez-toc-title\" style=\"cursor:inherit\">Table of Contents<\/p>\n<span class=\"ez-toc-title-toggle\"><a href=\"#\" class=\"ez-toc-pull-right ez-toc-btn ez-toc-btn-xs ez-toc-btn-default ez-toc-toggle\" aria-label=\"Toggle Table of Content\"><span class=\"ez-toc-js-icon-con\"><span class=\"\"><span class=\"eztoc-hide\" style=\"display:none;\">Toggle<\/span><span class=\"ez-toc-icon-toggle-span\"><svg style=\"fill: #999;color:#999\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" class=\"list-377408\" width=\"20px\" height=\"20px\" viewBox=\"0 0 24 24\" fill=\"none\"><path d=\"M6 6H4v2h2V6zm14 0H8v2h12V6zM4 11h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2zM4 16h2v2H4v-2zm16 0H8v2h12v-2z\" fill=\"currentColor\"><\/path><\/svg><svg style=\"fill: #999;color:#999\" class=\"arrow-unsorted-368013\" xmlns=\"http:\/\/www.w3.org\/2000\/svg\" width=\"10px\" height=\"10px\" viewBox=\"0 0 24 24\" version=\"1.2\" baseProfile=\"tiny\"><path d=\"M18.2 9.3l-6.2-6.3-6.2 6.3c-.2.2-.3.4-.3.7s.1.5.3.7c.2.2.4.3.7.3h11c.3 0 .5-.1.7-.3.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7zM5.8 14.7l6.2 6.3 6.2-6.3c.2-.2.3-.5.3-.7s-.1-.5-.3-.7c-.2-.2-.4-.3-.7-.3h-11c-.3 0-.5.1-.7.3-.2.2-.3.5-.3.7s.1.5.3.7z\"\/><\/svg><\/span><\/span><\/span><\/a><\/span><\/div>\n<nav><ul class='ez-toc-list ez-toc-list-level-1 ' ><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-1\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#Mengapa_Mengenal_Color_Grading_untuk_Desain_Itu_Penting\" >Mengapa Mengenal Color Grading untuk Desain Itu Penting?<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-2\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#Manfaat_Color_Grading_dalam_Desain\" >Manfaat Color Grading dalam Desain<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-3\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#Alat_dan_Software_untuk_Color_Grading\" >Alat dan Software untuk Color Grading<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-4\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#Elemen_Penting_dalam_Color_Grading\" >Elemen Penting dalam Color Grading<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-5\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#Teknik_Dasar_Color_Grading_untuk_Pemula\" >Teknik Dasar Color Grading untuk Pemula<\/a><ul class='ez-toc-list-level-3' ><li class='ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-6\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#1_Menggunakan_Color_Lookup_Tables_LUTs\" >1. Menggunakan Color Lookup Tables (LUTs)<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-7\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#3_Mengatur_Tone_Curve\" >3. Mengatur Tone Curve<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-8\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#4_Split_Toning\" >4. Split Toning<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-9\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#5_Color_Balance\" >5. Color Balance<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-3'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-10\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#6_HSL_Adjustments\" >6. HSL Adjustments<\/a><\/li><\/ul><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-11\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#Tips_Mengenal_Color_Grading_untuk_Desain_Secara_Efektif\" >Tips Mengenal Color Grading untuk Desain Secara Efektif<\/a><\/li><li class='ez-toc-page-1 ez-toc-heading-level-2'><a class=\"ez-toc-link ez-toc-heading-12\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#Kesimpulan\" >Kesimpulan<\/a><\/li><\/ul><\/nav><\/div>\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Mengapa_Mengenal_Color_Grading_untuk_Desain_Itu_Penting\"><\/span>Mengapa Mengenal Color Grading untuk Desain Itu Penting?<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Bagi para desainer grafis, fotografer, atau kreator konten visual, mengenal color grading untuk desain bisa memberikan dampak besar pada hasil karya. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan teknik yang tepat, kamu bisa membuat tampilan desain lebih hidup, profesional, dan sesuai dengan identitas brand atau pesan yang ingin disampaikan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Manfaat_Color_Grading_dalam_Desain\"><\/span>Manfaat Color Grading dalam Desain<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Belajar mengenal color grading untuk desain tidak hanya tentang mempercantik tampilan, tapi juga memberikan berbagai manfaat seperti meningkatkan konsistensi warna dalam keseluruhan materi desain. <\/p>\n\n\n\n<p>Teknik ini juga berfungsi untuk menekankan emosi tertentu seperti hangat, tenang, atau dramatis. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, color grading dapat membuat desain lebih menonjol dibandingkan karya lain dan meningkatkan persepsi profesionalitas dari sebuah brand.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Alat_dan_Software_untuk_Color_Grading\"><\/span>Alat dan Software untuk Color Grading<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Salah satu langkah penting dalam mengenal color grading untuk desain adalah memahami alat dan software yang sering digunakan. <\/p>\n\n\n\n<p>Adobe Photoshop sangat populer untuk manipulasi warna dan tone dalam desain statis. <\/p>\n\n\n\n<p>Adobe Lightroom cocok untuk fotografer yang ingin melakukan color grading secara cepat dan presisi. <\/p>\n\n\n\n<p>DaVinci Resolve sering digunakan dalam produksi video profesional untuk grading warna yang kompleks. <\/p>\n\n\n\n<p>Canva Pro, meski sederhana, punya fitur color filter yang bisa dipakai untuk dasar-dasar grading.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Elemen_Penting_dalam_Color_Grading\"><\/span>Elemen Penting dalam Color Grading<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Sebelum masuk ke teknik atau langkah-langkah praktis, penting untuk mengenal beberapa elemen dasar yang membentuk proses color grading. <\/p>\n\n\n\n<p>Elemen tersebut antara lain hue atau warna dasar seperti merah, hijau, atau biru. <\/p>\n\n\n\n<p>Saturation menunjukkan seberapa kuat atau intens warna tersebut. Luminance atau brightness mengacu pada tingkat kecerahan warna. <\/p>\n\n\n\n<p>Sedangkan contrast adalah perbedaan antara bagian terang dan gelap. Dengan memahami elemen ini, kamu akan lebih mudah mengontrol dan menyesuaikan warna dalam desain.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Teknik_Dasar_Color_Grading_untuk_Pemula\"><\/span>Teknik Dasar Color Grading untuk Pemula<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Bagian ini akan membahas beberapa teknik dasar yang bisa kamu pelajari saat mulai mengenal color grading untuk desain. Masing-masing teknik ini berguna untuk menciptakan nuansa tertentu dan meningkatkan kualitas visual desain kamu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"1_Menggunakan_Color_Lookup_Tables_LUTs\"><\/span>1. Menggunakan Color Lookup Tables (LUTs)<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>LUTs adalah preset warna yang bisa langsung diterapkan ke desain atau foto. Ini adalah cara cepat untuk menciptakan mood tertentu, seperti vintage, cinematic, atau modern.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"3_Mengatur_Tone_Curve\"><\/span>3. Mengatur Tone Curve<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Tone Curve memungkinkan kamu mengubah pencahayaan di area tertentu (bayangan, midtone, highlight) untuk mendapatkan efek yang lebih dramatis atau lembut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"4_Split_Toning\"><\/span>4. Split Toning<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Teknik ini menambahkan dua warna berbeda di bagian highlight dan shadow untuk menciptakan kontras warna yang menarik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"5_Color_Balance\"><\/span>5. Color Balance<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Digunakan untuk menyesuaikan keseimbangan warna antara tiga bagian: shadows, midtones, dan highlights. Sangat berguna jika kamu ingin menyesuaikan mood.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"6_HSL_Adjustments\"><\/span>6. HSL Adjustments<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan mengatur Hue, Saturation, dan Lightness secara spesifik untuk tiap warna, kamu bisa mengubah keseluruhan tampilan visual dengan detail yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Tips_Mengenal_Color_Grading_untuk_Desain_Secara_Efektif\"><\/span>Tips Mengenal Color Grading untuk Desain Secara Efektif<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Proses belajar color grading bisa terasa menantang, tapi dengan pendekatan yang tepat, kamu bisa lebih cepat menguasainya. <\/p>\n\n\n\n<p>Cobalah untuk bereksperimen tanpa takut salah. Pelajari teori warna seperti roda warna (color wheel) untuk membantu memilih palet yang harmonis. <\/p>\n\n\n\n<p>Amati desain-desain profesional dan cara mereka menggunakan color grading. Kamu juga bisa menggunakan preset atau filter sebagai acuan sambil tetap belajar mengatur warna secara manual agar lebih fleksibel.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><span class=\"ez-toc-section\" id=\"Kesimpulan\"><\/span>Kesimpulan<span class=\"ez-toc-section-end\"><\/span><\/h2>\n\n\n\n<p>Mengenal color grading untuk desain bukan hanya soal memperindah tampilan visual, tapi juga seni menyampaikan emosi dan pesan melalui warna. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan memahami dasar-dasarnya, menggunakan tools yang tepat, dan terus berlatih, kamu bisa menguasai teknik ini dan membuat karya desain yang benar-benar standout. <\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, mulai eksplorasi color grading dari sekarang dan bawa kualitas desainmu ke level berikutnya!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Color grading adalah proses mengubah dan menyempurnakan warna dalam sebuah karya visual, baik itu foto, video, maupun elemen desain grafis. Dalam dunia desain, color grading bisa jadi kunci utama untuk&#8230;<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1328,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_seopress_robots_primary_cat":"","_seopress_titles_title":"","_seopress_titles_desc":"","_seopress_robots_index":"","footnotes":""},"categories":[126],"tags":[208],"class_list":["post-1327","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-desain-grafis","tag-desain","article","has-background","has-excerpt","has-avatar","has-author","has-date","has-comment-count","has-category-meta","has-read-more","has-post-media","thumbnail-"],"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v25.8 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Color Grading untuk Desain - kompetenesia<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mengenal color grading untuk desain bukan hanya soal memperindah tampilan visual, tapi juga seni menyampaikan emosi dan pesan melalui warna.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"en_US\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Color Grading untuk Desain - kompetenesia\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mengenal color grading untuk desain bukan hanya soal memperindah tampilan visual, tapi juga seni menyampaikan emosi dan pesan melalui warna.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"kompetenesia\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-07-17T08:08:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-07-17T08:08:09+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kompetenesia-31.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"400\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"admin\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Written by\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"admin\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Est. reading time\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"3 minutes\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/\"},\"author\":{\"name\":\"admin\",\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#\/schema\/person\/cf16e1029064f41849bbeb60e1994525\"},\"headline\":\"Mengenal Color Grading untuk Desain\",\"datePublished\":\"2025-07-17T08:08:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-17T08:08:09+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/\"},\"wordCount\":597,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kompetenesia-31.png\",\"keywords\":[\"desain\"],\"articleSection\":[\"Desain Grafis\"],\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"CommentAction\",\"name\":\"Comment\",\"target\":[\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#respond\"]}]},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/\",\"url\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/\",\"name\":\"Mengenal Color Grading untuk Desain - kompetenesia\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kompetenesia-31.png\",\"datePublished\":\"2025-07-17T08:08:08+00:00\",\"dateModified\":\"2025-07-17T08:08:09+00:00\",\"description\":\"Mengenal color grading untuk desain bukan hanya soal memperindah tampilan visual, tapi juga seni menyampaikan emosi dan pesan melalui warna.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"en-US\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kompetenesia-31.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kompetenesia-31.png\",\"width\":600,\"height\":400,\"caption\":\"Mengenal Color Grading untuk Desain\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Color Grading untuk Desain\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/\",\"name\":\"kompetenesia\",\"description\":\"\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"en-US\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"kompetenesia\",\"url\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-26-removebg-preview.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-26-removebg-preview.png\",\"width\":821,\"height\":304,\"caption\":\"kompetenesia\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"}},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#\/schema\/person\/cf16e1029064f41849bbeb60e1994525\",\"name\":\"admin\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"en-US\",\"@id\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"admin\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/kompetenesia.com\"],\"url\":\"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Color Grading untuk Desain - kompetenesia","description":"Mengenal color grading untuk desain bukan hanya soal memperindah tampilan visual, tapi juga seni menyampaikan emosi dan pesan melalui warna.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/","og_locale":"en_US","og_type":"article","og_title":"Mengenal Color Grading untuk Desain - kompetenesia","og_description":"Mengenal color grading untuk desain bukan hanya soal memperindah tampilan visual, tapi juga seni menyampaikan emosi dan pesan melalui warna.","og_url":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/","og_site_name":"kompetenesia","article_published_time":"2025-07-17T08:08:08+00:00","article_modified_time":"2025-07-17T08:08:09+00:00","og_image":[{"width":600,"height":400,"url":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kompetenesia-31.png","type":"image\/png"}],"author":"admin","twitter_card":"summary_large_image","twitter_misc":{"Written by":"admin","Est. reading time":"3 minutes"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/"},"author":{"name":"admin","@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#\/schema\/person\/cf16e1029064f41849bbeb60e1994525"},"headline":"Mengenal Color Grading untuk Desain","datePublished":"2025-07-17T08:08:08+00:00","dateModified":"2025-07-17T08:08:09+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/"},"wordCount":597,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kompetenesia-31.png","keywords":["desain"],"articleSection":["Desain Grafis"],"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"CommentAction","name":"Comment","target":["https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#respond"]}]},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/","url":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/","name":"Mengenal Color Grading untuk Desain - kompetenesia","isPartOf":{"@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kompetenesia-31.png","datePublished":"2025-07-17T08:08:08+00:00","dateModified":"2025-07-17T08:08:09+00:00","description":"Mengenal color grading untuk desain bukan hanya soal memperindah tampilan visual, tapi juga seni menyampaikan emosi dan pesan melalui warna.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#breadcrumb"},"inLanguage":"en-US","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#primaryimage","url":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kompetenesia-31.png","contentUrl":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/07\/kompetenesia-31.png","width":600,"height":400,"caption":"Mengenal Color Grading untuk Desain"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/mengenal-golor-grading-untuk-desain\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Color Grading untuk Desain"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/","name":"kompetenesia","description":"","publisher":{"@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"en-US"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#organization","name":"kompetenesia","url":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-26-removebg-preview.png","contentUrl":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/06\/cropped-Logo_Kompetitor_Ditekindo_Transparan-26-removebg-preview.png","width":821,"height":304,"caption":"kompetenesia"},"image":{"@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"}},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#\/schema\/person\/cf16e1029064f41849bbeb60e1994525","name":"admin","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"en-US","@id":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/c3dcf6ac8dbcf6d7ff9d94e77a3d4678358491d700ca4e9e22887fb52fcd0009?s=96&d=mm&r=g","caption":"admin"},"sameAs":["https:\/\/kompetenesia.com"],"url":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1327","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1327"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1327\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":1329,"href":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1327\/revisions\/1329"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1328"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1327"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1327"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/kompetenesia.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1327"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}